Permen Susu Pangalengan yang Harus Dibawa oleh Pelancong

PERMEN susu pangalengan sulit untuk dilupakan para pelancong yang datang ke kawasan wisata di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Para pelancong takkan merasa ke sana sebelum membeli oleh-oleh tersebut. Olahan dari susu sapi ini sudah ada sejak 1969.

Untuk mendapatkan permen susu pangalengan di jalan kota kecamatan tersebut banyak toko yang menjualnya. Satu di antaranya Toko Asti yang tak hanya menjual permen susu tapi oleh-oleh dari Pangalengan lainnya yang terbuat dari olahan susu.

Tak jauh dari sana, sebelah kanan kalau dari arah Bandung berjajar beberapa toko oleh-oleh yang menjual seperti permen susu, kerupuk, dan dodol susu. Di jalan yang ke Situ Cileunca pun terdapat rest area yang menjual makanan tersebut. Yang dijual di sana tidak hanya produk dari olahan susu, produk camilan lainnya seperti dodol durian, gadung, keripik kentang, sistik kentang, sistik ubi ungu, dan pia Kawitan pun ikut dijual.

Pabrik permen susu yang menjadi pelopor adalah Pabrik TK Sukamenak. Pabrik ini mengolah camilan berbahan susu, mulai dari permen susu karamel, dodol susu, dan kerupuk susu.

permen susu pangalengan
Toko Asti, toko oleh-oleh khas Pangalengan. | Foto serbabandung.com

Pabrik ini milik Ipah Datipah. Dia mendirukannya terdorong menyelamatkan susu yang berlimpah di sana. Pada 1969 susu hasil peternak Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) banyak yang basi dan terbuang percuma.

Melihat kenyataan tersebut, Ipah berpikir untuk menyelamatkan susu itu. Ipah akhirnya menemukan cara agar susu itu bisa bertahan lama dan tidak terbuang. Dia mencoba membuat bahan olahan dari susu seperti permen susu.

Saat itu Ipah berhasil memanfaatkan sekitar 300 liter susu per hari untuk menghasilkan sekitar 90 kilogram karamel dan dodol susu per hari. Pabrik TK juga dianggap industri kecil yang bisa berkembang dan mampu menyerap 25 tenaga kerja.

Permen Susu Pangalengan Hasilkan Upakarti

Ketekunan dan kerja keras Ipah membuahkan penghargaan Upakarti Jasa Pengabdian dari pemerintah. Penghargaan itu terima pada Desember tahun 1992. Ipah dianggap berjasa memanfaatkan limbah susu di Kecamatan Pangalengan pada 1970-an.

Permen susu biasanya dijual secara kiloan dengan ukuran berat terkecil 250 gram atau seperempat kilo. Kemasannya berupa dua lembar kertas. Kertas untuk bagian dalam menggunakan kertas bening, sedangkan untuk bagian luar menggunakan kertas yang berwarna-warni hasil cetakan.

Pabrik permen susu TK berada di Kampung Sukamenak RT 04 RW 18, Jalan Chincona No 4 Pangalengan. *

Referensi:
http://bdgdekranasda.blogspot.co.id/2011/02/home-industri-susu-caramel.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.