Patung Huruf Braga Masih Jadi Favorit Ber-selfie, Lo

Patung huruf Braga  hingga kini masih menjadi tempat favorit untuk ber-selfie. Huruf yang berada di persimpangan Jalan Braga dan Naripan ini dibangun ketika Pemkot sedang merenovasi beberapa tempat untk perayaan ke-60 Konferensi Asia Afrika pada 2015.

Mereka yang datang ke sana terlihat bergiliran berselfie di huruf-huruf yang berwarna merah. Mereka tidak hanya dari kalangan anak-anak atau remaja, para orang tua pun ikut mengabadikan dirinya di sana.

patung huruf  braga
Patung huruf Braga di Jalan Braga, Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Seperti terlihat pada Sabtu (13/2/2016) malam. Bersamaan dengan Car Free Night di kawasan Asia Afrika dan Braga pendek, huruf-huruf itu menjadi primadona yang berkunjung ke sana.

Dua perempuan tampak berseri-seri saling berfoto bergiliran di huruf A. Kadang mereka memengarahkan handphone ke arah muka sendiri untuk ber-selfie berlatar belakang huruf-hruf itu.

Tak lama berselang seorang bapak bersama dua orang anak mendapatkan giliran berpose di sana. Dia terlihat berseri-seri ketika membidikkan handphone berkamera ke arah kedua anak itu. Tak hanya sekali, tetapi hampir semua huruf digunakan spot untuk berpose mereka.

Patung Huruf Braga Dekat Stilasi Bandung Lautan Api

Dua remaja tak mau ketinggalan juga ingin memanfaatkan malam itu untuk berfoto di sana. Sang pria dengan seksama melayani perempuan yang datang bersamanya berfoto di huruf-huruf yang berada di depan bank bjb tersebut. Perempuan itu tersenyum setelah melihat foto hasil jeretan lelaki itu di handphone-nya.

Spot di Jalan Braga tak hanya diminati pada malam hari saja. Pagi hari pun kadang ada warga yang ingin berfoto di sana. Begitu dengan sore hari ada saja yang memanfaatkan patung-patung tersebut sebagai objek foto.

Tempat berdirinya ornamen tersebut tadinya lahan parkir. Di dekatnya terdapat stilasi Bandung Lautan Api yang menandakan di sana telah terjadi peristiwa heroik sebelum terjadinya Bandung Lautan Api. Gedung bank bjd dekat huruf BRAGA tersebut dulunya bernama Gedung Denis tempat perobekan bendera Belanda dan pengibaran bendera Merah Putih. *

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.