Pasar Ikan Modern di Kabupaten Bandung Kedua Setelah di Jakarta

WARGA Kabupaten Bandung bakal punya Pasar Ikan Modern. Pasar Ikan Moderen ini merupakan yang kedua di Indonesia. Sebelumnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia telah membangun pasar yang serupa dan hingga tulisan ini dibuat masih dalam proses pengerjaan.

Pasar Ikan Moderen itu sedang dalan pengerjaan di samping Kantor Desa Cingcin, Gading Tutuka, Kecamatan Soreang. Lahan tersebut tadinya merupakan terminal. Namun terbengkalai dan tak pernah difungsikan semestinya. Pembangunan sudah berlangsung dari Agustus dan rencananya pada Desember 2018 tuntas.

Pasar Ikan Modern menggunakan lahan seluas 18.000 m2. Pembangunan tersebut bakal menghabiskan dana kurang lebih Rp. 30 miliar. Dana tersebut merupakan kucuran dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. Ground breaking berlangsung di Desa Cingcin Soreang, Jumat (7/9).

Lokasinya tak jauh dari Jalan Raya Banjaran Raya Soreang. Hampir berada di seberang Kantor Bersama di Gading Tutuka. Bila naik angkot, yang berminat ke PIM bisa turun di Jalan Raya Soreang menggunakan angkot Banjaran-Soreang atau naik Leuipanjang-Soreng, turun di Jalan Raya Kopo-Soreang. Dari sana pengunjung bisa berjalan kaki.

Pasar Ikan Modern
Lokasi Pasar Ikan Modern yang sedang dibangun di Gading Tutuka, Desa Cingcin, Soreang, Kabupaten Bandung. | Foto serbabandung.

Sarana angkutan ini belum diketahui apakah nanti Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung menyediakan kendaraan umum yang langsung berhenti atau lewat di pasar tersebut.

Pasar Ikan Modern Bakal Memiliki Dua Lantai

Pasar itu nantinya bakal memiliki dua lantai, terdiri atas 228 lapak, yakni 108 untuk lapak basah, 48 lapak ikan hidup, 42 lapak olahan (pindang/asin), 18 lapak kering siap saji, 12 lapak bumbu, dan lain-lain.

PIM tersebut akan dilengkapi juga dengan fasilitas lain di antaranya area bongkar muat, mesin pendingin, mesin pencacah es, laboratorium, area pemotongan, klinik kesehatan, toilet, IPAL, gardu listrik, pompa listrik, pengepakan, kantor keamanan, parkir, pos jaga, dan gudang.

“Saya berharap, selain dapat mendukung peningkatan perekonomian warga, juga bisa menambah aset wisata kuliner di Kabupaten Bandung. Selain sebagai pusat suplai ikan air tawar dan ikan air laut, di sini nantinya juga tersedia produk-produk makanan olahan ikan seperti pindang, nugget ikan maupun keripik ikan,” kata Dadang Naser di sela-sela Ground Breaking PIM di Desa Cingcin Soreang, Jumat (7/9/18).

Bahan: bandungkab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.