Categories
Kuliner

BMC Bandung Menawarkan Menu Yoghurt Menyegarkan

KALAU ingin produk susu yang lezat jangan lupa datang ke Bandoengsche Melk Centrale atau BMC Bandung. Alamatnya di  Jalan Aceh No. 30. Tidak jauh dari Balai Kota. Sedangkan dari BIP tinggal nyebrang dan berjalan sedikit. Tidak perlu mengeluarkan energi terlalu banyak.

Kalau dari arah Jalan Braga pakai kendaraan sebetulnya bisa lurus. Tapi karena satu arah, maka harus berbelok dulu, kemudian ke Viaduct. Berbelok lagi ke kanan di Jalan Wastukencana. Persis di depan Masjid Agung Al Ukhuwah tinggal belok kiri. BMC Bandung persis berada di belakang masjid itu.

Bagi penggemar yoghurt di sini tempat yang tepat. BMC Bandung menawarkan menu yoghurt coctail, dan yoghurt shake. Ada juga menu milk shake,  susu murni maupun susu dengan berbagai rasa seperti cokelat atau stroberi.

bmc bandung
Bandoengsche Melk Centrale Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Jangan lupa juga mencicipi ice cream khas BMC Bandung seperti ice cream tart mini tiramisu, ice cream tart mini black forest, ice cream yoghurt stick. Minuman lain di sini yang juga nikmat adalah Shalimar.

Selain produk berbahan susu, BMC juga menyajikan hidangan seperti sop buntut goreng. Sop  buntut sapi goreng di sini kuahnya terpisah. Hidangan lainnya yang tersedia di BMC adalah nasi timbel, nasi uduk, nasi bakar, nasi pepes, nasi goreng, gulai, dan  gado-gado. Makanan Eropa juga tersedia di sini.

Bangunan bangunan tua jaman Belanda bisa membuat lebih betah.  Di dinding ruangan BMC, terpasang foto-foto kota Bandung jaman dulu seperti Jalan Braga tempo dulu. BMC berdiri pada akhir tahun 1928, dan bangunan intinya tidak berubah sampai sekarang.

Menurut laman bmc-bandung.com, BMC adalah koperasi susu pertama yang menerapkan manajemen modern dan peralatan pabrik pengolahan susu berteknologi tinggi pada zaman Hinda-Belanda.  BMC juga  adalah satu-satunya koperasi pusat pengolahan susu dan termodern saat itu, karena sudah melakukan pengolahan susu dengan sistem pasteurisasi.

Di Wikipedia disebutkan Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan seperti bakteri, virus, protozoa, kapang, dan khamir. Proses ini diberi nama atas penemunya Louis Pasteur seorang ilmuwan Prancis. Tes pasteurisasi pertama diselesaikan oleh Pasteur dan Claude Bernard pada 20 April 1862.

Pengelolaan BMC dipegang PT Agronesia yang didirikan pada  17 Juni 2002 melalui SK Menteri Kehakiman RI no. Y.A 7/6/25 Tgl 22-3-1982 juncto No. C.87-HT.03.01 Th 1990 Tgl 8-10-1990 serta Akta Notaris Popy Kuntari Sutresna, SH,M Hum no.8 Thn 2002. *

Menu yang Tersedia di BMC Bandung

Yoghurt coctail
Yoghurt shake
Milk shake
Susu murni
Susu kaya rasa
Ice cream tart mini tiramisu
ice cream tart mini black forest
ice cream yoghurt stick
Shalimar.
Sop buntut goreng
Sop buntut sapi goreng
Nasi timbel
Nasi uduk
Nasi bakar
Nasi pepes
Nasi goreng
Gulai
Gado-gado

Sumber: http://bmc-bandung.com/, http://kumpulan.info/

https://youtu.be/6gzvh_t5dA0

Categories
Taman

Taman Lansia, Terdapat Danau Buatan

SATU lagi taman yang direvitalisasi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil adalah Taman  Lansia. Lokasinya  di antara Jalan Cilaki dan Jalan Cisangkuy. Tak jauh dari Gedung Sate, dan Museum Geologi di Jalan Diponegoro.

Dulu taman ini lebih dikenal dengan sebutan Taman Cilaki. Seperti halnya taman-taman yang lain, taman ini dijadikan warga untuk melepas lelah. Rimbunnya pohon di sana memberikan kesejukan bagi warga yang penat dengan pekerjaannya, atau bagi warga yang hanya untuk rehat saja.

Selain rimbunnya pohon di kawasan ini ada kuda-kuda yang bisa disewa oleh pengunjung. Pengunjung bisa mengitari taman tersebut dengan tarif yang telah ditentukan para “joki-joki” kuda yang sudah siap menunggu para pelanggan.

Jika keletihan setelah berolah raga, karena taman ini sering digunakan untuk berolahraga bisa berwisata kuliner di sana. Salah satu yang direkomendasikan adalah Yoghurt Cisangkuy. Menikmati yoghurt di sini dijamin segar, dan nikmat.

Taman Lansia Semakin Indah

Taman Lansia semakin indah lagi karena di sana telah dilengkapi danau buatan. Para pengunjuang bisa berjalan-jalan di jembatan di antara danau tersebut. Danau retensi ini diresmikan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjelang tutup tahun 2014, tanggal 31 Desember 2014.

Dikutip dari Tribun Jabar, Kamis (1/1/2015), selain difungsikan untuk pengendali banjir cileuncang, danau retensi ini juga bisa digunakan untuk rekreasi keluarga. Penampakan dari danau retensi ini sendiri cukup unik, terdapat jembatan penyebrangan.

Di sana terdapat  dua buah danau dengan ukuran yang berbeda. Danau pertama memiliki luas 1.397 meter persegi dengan kedalaman 4,5 meter dan volume air 1.806 kubik. Sedangkan danau kedua memiliki luas 689 meter per segi dengan kedalaman 3,8 meter dan volume air 753 kubik.

Untuk mempercantik disediakan balkon  terbuat dari kayu yang dihiasi lampu taman.  Tempat joging di sana pun kini telah berganti batu granit permukaan kasar menggantikan paving block. *

Yang Ada di Taman Lansia

  • Dilengkapi danau buatan
  • Jembatan di antara danau
  • Danau bisa digunakan untuk rekreasi keluarga
  • Danau pertama memiliki luas 1.397 meter persegi dengan kedalaman 4,5 meter dan volume air 1.806 kubik
  • Danau kedua memiliki luas 689 meter per segi dengan kedalaman 3,8 meter dan volume air 753 kubik
  • Balkon  terbuat dari kayu yang dihiasi lampu taman
  • Tempat joging berbatu granit permukaan kasar menggantikan paving block
Categories
Taman

Taman Musik Bandung, Siapa pun Bisa Konser di Sini

TAMAN ini sebetulnya bukan taman yang sengaja dibuat. Taman ini sudah ada sebelum Pemkot Bandung memberi nama taman ini menjadi Taman Musik Bandung. Taman ini sudah sejak dulu dijadikan tempat nongkrong kaum muda di Kota Bandung.

Bedanya  ketika taman ini diresmikan pada 1 Maret 2014 ada tulisan Taman Musik Centrum di salah satu bagian area taman itu. Abjad besar-besar itu berwana merah dan putih berjajar rapi menghadap ke  The Centrum yang dulunya kolam renang yang bernama Tirta Merta. Di sini juga sekarang tersedia panggung, patung, dan wifi gratis.

Taman Musik Bandung
Taman Musik Centrum di Jalan Belitung, Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Ramai sekali ketika peresmian taman tersebut  pada Sabtu (1/3/2014). Pemusik terkenal seperti Java Jive, Pure Saturday, the Milo, the Panas Dalam, Saung Angklung Udjo dan lain-lain ikut meramaikannya. Ratusan warga Bandung tumlpek ke taman yang berada di Jalan Belitung, Kecamatan Sumur Bandung, ini.

“Namanya Taman Musik Centrum, jadi acaranya dibuka dengan live musik,” kata Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung, Arief Prasteya di sela-sela peresmian, seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (1/3/2014).

Taman ini dekat dengan   SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung. Kebanyakan siswa SMA tersebut yang nongkorong di sana. Pohon yang rimbun, dan tangga untuk penonton membuat betah untuk menongkrong.

Gelar Acara di Taman Musik Bandung Tak Dipungut Biaya

Bagi yang ingin memanfaatkannya untuk  menggelar acara di taman tersebut tinggal  mengajukan izin ke kantor Dinas Permakaman dan Pertamanan Kota Bandung, di Jalan Seram nomor 2. Perizinan itu harus dilakukan agar acara tidak bentrok. Jika acaranya skala besar pemohon harus mengurus izin keramaian ke polisi. Syarat lainnya pertunjukan musik tidak boleh lebih dari pukul 24.00.

Pengguna taman tersebut meski harus mengurus izin dipastikan tidak dikenakan biaya alias gratis. Begitu juga pengunjung ke taman ini. Taman ini dirancang untuk ruang khusus untuk pemusik di Kota Bandung.

Sebanyak 406 taman yang ada di Bandung sekarang tengah dalam proses revitalisasi, 40 di antaranya akan diubah menjadi taman tematik, salah satunya Taman Musik.

Arief mengatakan  anggatan untuk  revitalisasi taman  sebesar Rp 5 miliar. Anggaran tersebut disediakan  dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota Bandung dan sebagian dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) beberapa perusahaan di Bandung. *

Categories
Gedung

New Majestic, Dulu Penonton Pria dan Wanita Dipisah

SALAH satu gedung bersejarah di kawasan Jalan Braga adalah Gedung New Majestic. Lokasinya berada di Jalan Braga No 1. Tak jauh dari Jalan Asia Afrika dan persis berada di belakang Gedung Merdeka. Sedangkan di depannya  terdapat Hotel Ibis.

Dulunya gedung ini merupakan bioskop sebagai tambahan tempat hiburan selain di  Societeit Concordia (Gedung Merdeka). Dibangun pada 1924. Desainernya C.P. Wolff Schoemaker dan dikerjakan oleh Biro Arsitek Soenda.  C.P. Wolff Schoemaker mendesain  bangunan ini dengan gaya Eropa ditambah  ornamen Nusantara.

Film-film yang diputar di sana adalah film-film bisu. Agar pertunjukan lebih ramai dan hidup pengelola  menyediakan orkes mini dan komentator. Untuk mempromosikan film yang diputar  menggunakan kereta kuda. Kereta kuda itu berkeliling kota sambil membawa poster film dan  membagi-bagikan selebaran.

Yang unik penonton harus berpakaian rapi. Tempat duduk diatur agar penonton pria dan wanita dipisahkan dalam deretan berbeda.

Pada 31 Desember 1926, di sini diputar   film lokal pertama di Hindia Belanda, berjudul  “Loetoeng Kasaroeng”. Film ini diproduksi oleh NV Java Film Company. Film ini diputar hingga 6 Januari 1927. Film yang bintangnya orang pribumi ini mengambil lokasi syuting di Padalarang, dan Bandung. Film ini disutradai orang Belanda.

New Majestic Pernah Jadi Bioskop

Setelah Indonesia merdeka, Majestic masih tetap berfungsi sebagai bioskop. Majestic mengalami kejayaan hingga 1970-an.  Bahkan hingga tahun 80-an. Pada saat itu film-film yang diputar lebih banyak film-film panas. Namun seperti bioskop- bioskop lainnya, Majestic tidak bisa bertahan lagi.  Kehadiran cineplex membuat bioskop yang tengah kembang kempis itu tak mampu bertahan lagi.

Masuk Milenium baru Gedung ini sempat terbengkalai.  Pada 2002 Majestic menjadi gedung pertemuan. Namanya pun  berganti menjadi Asia Afrika Cultural Centre (AACC). Gedung ini juga dijadikan tempat pertunjukkan kesenian tradisional,  dan  tempat konser. Pada 9 Februari 2008, 10 orang meninggal saat menonton konser sebuah band di gedung ini.

Gedung ini kembali direvitalisasi pada 2010. Namanya pun kembali berubah menjadi New Majsetic pada 2010. Fungsinya sebetulnya tidak terlalu berbeda ketika masih bernama AACC yakni untuk menggelar acara seperti  kegiatan indoor hingga aktivitas bisnis dan tempat hang out karena dilengkapi dengan cafe dan lounge yang bernuansa heritage ala New Majestic. *

Categories
Kuliner

Yoghurt Cisangkuy, Rasa Yoghurtnya Tak Terlalu Asam

YOGHURT adalah minuman yang disukai berbagai kalangan. Tidak muda tidak tua jarang yang tidak menyukai minuman yang terbuat dari susu melalui fermentasi bakteri ini. Yoghurt tersedia dalam beraneka macam rasa, rasa alami, rasa buah, rasa vanilla, atau rasa cokelat. Di Kota Bandung banyak tempat yang menjual yoghurt, namun hanya beberapa tempat yang terkenal. Salah satunya adalah di Jalan Cisangkuy 86. Orang Bandung sangat mengenal yoghurt ini dengan nama Yoghurt Cisangkuy. Tempat ini bisa dijadikan untuk menghabiskan waktu bersama kerabat, atau bersama pasangan.

Yoghurt Cisangkuy  berdiri sejak tahun 1976. Sejak berdirinya, pengunjung bisa menikmati yoghurt sambil  menikmati suasana tempat yang cukup bersejarah dan alami. Di sini juga disediakan meja di taman. Bagi pengunjung itu bisa merasakan nikmatnya yoghurt berbeda di tempat lain. Banyak pepohonan di halaman depan memberikan kesejukan bagi pengunjung.

Selain tempatnya yang menyegarkan, Yoghurt Cisangkuy banyak disukai karena yoghurt-nya berbeda dengan yoghurt di tempat lain.  Yoghurt di sini  rasanya tidak terlalu asam, dan  banyak pilihan rasa unik yang layak untuk dicoba.

Di Yoghurt Cisangkuy Banyak Pilihan Rasa

Di Yoghurt Cisangkuy banyak pilihan rasa, seperti rasa cokelat, stroberi, anggur, leci, moka dan rasa lainnya. Menunya terbagi dua yakni yoghurt jus dan yoghurt non-jus. Kedua menu tersebut harganya  Rp 8.000 hingga Rp 15.000. Di sini juga ada yoghurt spesial yang diberi campuran rum. Harganya  cukup terjangkau yaitu sekitar Rp. 9.500.

Menu selain yoghurt juga disediakan di sini, seperti kentang dan sosis goreng yang harganya Rp 16.500. Ada juga
Serabi pisang keju yang harganya hanya Rp 5.000.  Menu lain adalah bakso, gado-gado, nasi goreng sampai soto.

Harga di atas bukan yang dikeluarkan pengelola Yoghurt Cisangkuy. Kemungkinan besar sudah berubah, atau kapan saja bisa berubah.

Yoghurt Cisangkuy buka setiap hari mulai dari pukul 07.30-19.30 WIB. Yoghurt Cisangkuy memberikan layanan baru yakni pesan antar. Namun layanan ini hanya berlaku untuk sekitar Bandung. Pemesanan tidak dibatasi, dan  harus mengeluarkan ongkos kirim Rp 10.000 sekali kirim.Layanan pesan antar ini buka dari pukul 11.00 hingga 18.00 WIB. *