Museum Geologi di Bandung yang Buka Pada Malam Hari

MUSEUM Geologi di Bandung bakal pada malam hari. Seperti apa penampilannya? Pernah menonton Night At The Museum yang dibintangi Ben Stiller dan Robin Williams  yang dirilis 22 Desember 2006 di Amerika Serikat ini masuk dalam daftar film box office. Film ini telah menuntaskan sekuel ketiga.

Film sekuel pertama mengisahkan petugas penjaga malam Museum Of Natural History Larry Daley. Larry ternyata bisa berinteraksi dengan tokoh-tokoh dalam suatu massa ketika matahari mulai terbenam. Tadinya Larry kaget, tetapi setelah terbiasa bisa bersahabat dengan tokoh-tokoh tersebut, seperti Theodore Roosevelt yang diperankan Robin Williams.

Nah, di Bandung juga bakal ada Night at  The Museum. Yang ini bukan film tapi kenyataan. Namun tentu saja tidak akan ada Theodore Roosevelt yang tiba-tiba menunggang kuda mengelilingi museum. Di sini pengunjung bisa melihat pajangan di museum tersebut pada malam hari, yang biasanya hanya bisa dikunjungi pada siang hari saja.

Museum Geologi di Bandung
Museum Geologi di Jalan Diponegoro Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Night at The  Museum tersebut merupakan kegiatan yang digagas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menaungi Museum Geologi di  Bandung. Night at The Geologi Museum ini mulai digelar Sabtu-Minggu (26-27/9/2015), untuk memperingati hari jadi pertambangan dan energi.

Bagi yang belum sempat ke sana jangan dulu cemberut karena Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ke depan bakal digelar setiap bulan pada minggu pertama saja. Tentu saja kegiatan itu dibuka untuk umum, dan yang mengasyikkan untuk merasakan sensasi Museum Geologi pada malam hari tidak dipungut biaya alias gratis.

Koleksi Museum Geologi  di Bandung juga bakal ditambah. Penambahan tersebut berupa koleksi benda atau barang-barang kegeologian. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mencarinya ke luar negeri seperti ke Jepang yang selalu menggelar lelang benda-benda museum.

“Menambah koleksi tentu akan terus kami lakukan, kami akan perbanyak koleksi museum karena memang ada anggarannya untuk itu,” kata Sekjen Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), M Teguh Pamuji seperti dikutip Tribun Jabar, Senin (28/9/2015).

Museum Geologi terletak di Jalan Diponegoro. Di Museum ini tersimpan materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, dan mineral yang dikumpulkan sejak 1850. Bangunan museum ini bergaya art deco. Dibangun pada 1928 oleh arsitek Belanda, Van Schovwenberg.

Tertarik untuk menikmati fosil dan benda lainnya pada malam hari? Jangan takut karena fosil-fosilnya tidak akan hidup seperti dalam film Night At The Museum.

Bagi pengunjung yang ingin ke museum ini, selain akan buka pada malam hari, jadwal kunjung ke sini adalah Senin-Kamis pukul 09:00-15:30, dan Sabtu-Minggu pukul 09:00-13:30. Jumat dan hari libur nasional museum ini tutup. *

Museum Geologi di Bandung

  • Bakal buka malam hari setiap bulan pada minggu pertama
  • Jadwal sehari buka Senin-Kamis pukul 09:00-15:30, dan Sabtu-Minggu pukul 09:00-13:30. Jumat dan hari libur nasional museum ini tutup
  • Museum ini menyajikan materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, dan mineral yang dikumpulkan sejak 1850
Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.