Museum Barli, Tempat Wisata Seni yang Ada Kafenya

BAGI yang senang seni terutama lukisan tempat ini cocok untuk dikunjungi. Tempat tersebut adalah Museum Barli. Koleksi Museum Barli terdiri dari lukisan berbagai pelukis, termasuk Barli Sasmitawinata sendiri. Barli adalah pelukis ternama asal Indonesia yang meninggal pada 2006.

Di museum tersebut juga terdapat koleksi berupa patung-patung dari berbagai pematung. Program museum ini adalah pameran tetap, pameran keliling, sekolah melukis, dan penyebarluasan informasi melalui berbagai acara dan media.

Pengelola museum ini sering mengadakan even mulai dari pameran lukisan, diskusi, dan sarasehan seni rupa. Temanya mulai dari sosial, budaya, ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi.  Kegiatan lainnya adalah workshop dan pelatihan di studio keramik, lukisan, penerbitan, dan dokumentasi. Museum Barli Bandung juga menjual karya pameran, penjualan kriya, suvenir, dan merchandise galeri,

Museum Barli berada di Jalan Prof. Ir. Sutami No. 91, Kota Bandung. Didirikan pada tahun 1990 dan diresmikan pada 26 Oktober 1992 oleh Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi, Soesilo Soedarman. Museum ini sebenarnya milik perorangan, yakni Barli.

Museum Barli
Museum Barli. | Foto https://tempatwisatadibandung.info/

Ide pembangunan museum berawal dari Barli Sasmitawinata. Pembangunannya dibantu oleh seorang arsitek asal Bandung, Charles Ali. Museum ini berada di atas tanah seluas sekitar 640 meter persegi. Bangunannya menempati luas sekitar 1.200 m2. Museum ini memiliki 3 lantai, terbagi dalam beberapa ruangan yang memiliki yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Museum Barli sempat direnovasi untuk mendatangkan lebih banyak pengunjung. Perbedaan yang terlihat setelah renovasi adalah bagian depan museum. Tampilannya lebih cantik dengan halaman lebih terbuka lebar serta pemasangan ornamen payung–payung lucu dan cantik, Tulisan nama Museum Barli Bandung pun sudah berubah menjadi lebih kekinian.

Pascarenovasi, museum ini menyediakan kafe. Kafe ini bisa menjadi tempat nongkrong setelah menikmati karya seni para seminan kenamaan. Asitektur kafe ini lebih artistik sehingga bisa membuat betah para pengunjung. Kafe ini dibangun pada Januari 2017.

Nongkrong di Kafe Museum Barli

Kehadiran museum ini menjadi sarana apreasi karya seni rupa yang penuh nilai-nilai estetik , dan sekaligus menjadi tonggak sejarah perjalanan seni rupa Bandung. Museum Barli didirikan selain sebagai tempat untuk menampilkan karya seni para seniman bandung, juga bertujuan memberikan tempat edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat umum akan karya seni.

Barli lahir di Bandung pada 18 Maret 1921. Dia termasuk dalam Kelompok Lima Bandung, yang terdiri dari Affandi, Hendra Gunawan, Wahidi dan Sudarso. Dia adalah pelukis multi talenta yang menguasai seni lukis aliran realisme, impersionisme, dan ekspresionisme.

Banyak seniman yang pernah belajar kepadanya, seperti Popo Iskandar, Srihadi Soedarsono, kemudian ada yusuf affendi, AD Pirous, Anton Huang, R. Rudiyat Mata, Chusin Setiadikara, Sam Bimbo, dan Rudi Pranajaya.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.