Lapangan Saparua, Tempat Berolahraga di Tengah Kota Bandung

Lapangan Saparua adalah sarana olahraga yang sudah lama ada di Bandung. Di sini terdapat trek lari, GOR Saparua, papan panjat tebing, lapangan basket, dan di seberangnya terdapat Lapangan Tenis Taman Maluku yang banyak melahirkan petenis-petenis nasional.

Lapangan Saparua yang dikelilingi perkantoran militer ini kerap dijadikan tempat berolaraga warga Bandung yang berada di sekitar kawasan tersebut. Tempatnya yang dekat dengan pusat bisnis, hanya beberapa meter dari Jalan Martadinata, membuat sarana olahraga menjadi tempat favorit.

Ruang publik yang relatif rimbun ini berada di perempatan Jalan Ambon dan Jalan Banda. Di kawasan ini masih banyak pohon-pohon keras yang sudah berumur puluhan bahkan mungkin ratusan tahun. Kawasan ini tetap teduh meski matahari sedang terik-teriknya karena keberadaan pohon-pohon tersebut.

Di Jalan Ambon, para penjual beragam kuliner siap “menjamu” para pengunung dengan sajian yang mengundang selera. Para penjual sudah bersiap sejak subuh sebelum lapangan tersebut didatangi warga, terutama pada Minggu.

Tak hanya tempat berolahraga, Lapangan Saparua kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda Bandung. Di lapangan ini sering digelar even untuk anak muda Bandung, seperti basket 3 on 3, balapan sepatu roda, bahkan konser musik. Untuk konser musik sudah tak ada lagi yang digelar di lapangan ini.

Trek Sepatu Roda di Lapangan Saparua

Trek sepatu roda di lapangan ini termasuk baru. Dibangun saat Jawa Barat hendak menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. Lapangan sepatu roda mengambil lahan lapangan yang tadinya sering digunakan warga untuk sepak bola.

Di dekat lapangan terdapat GOR Saparua. GOR ini berkapasitas 4.000 orang. Dikutip dari wisatamistis.com, GOR Saparua dibangun sekitar tahun 1969. Awalnya gedung ini untuk pertandingan tinju. Disebutkan di sini juga pernah menjadi tempat latihan militer pada jaman Belanda.

GOR ini pada PON 2016 dijadikan tempat untuk arena pertandingan, satu di antaranya judo. Pada 1980-an, ketika masuh jarang gedung serbaguna, GOR Saparua menjadi tempat favorit untuk acara-acar sekolah. Gedung ini juga sering digunakan untuk konser grup-grup terkenal Indonesia. *
[google_maps id=”7555″]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.