Kue Kering Khas Bandung yang Laris Jelang Lebaran

KUE kering biasanya menjadi sajian utama pada Lebaran. Penjual kue tersebut sudah banyak di kota-kota besar. Sepeti halnya di Bandung, penjual kue ini banyak peminatnya dan penjualnya pun menjamur apalagi menjelang Lerbaran. Dua di antaranya adalah Ina Cookies dan JnC Cookies.

Ina Cookies adalah salah satu produsen kue kering tersebar di Bandung. Setiap harinya Ina Cookies bisa memproduksi 7.200 toples. Outlet-outlenya bertebaran di Indonesia. Mulai dari Bandung menyebar hingga Makassar.

Di infobdg.com disebutkan setiap harinya Ina Cookies berhasil memproduksi 7.200 toples dengan harga jual mulai dari Rp 85.000 sampai Rp 200.000/toples. Jumlah tersebut menjadikan Ina menjadi homemade cookies terbesar di Indonesia.

Pada 2017 Ina Cookies meluncurkan 8 rasa cookies dan salah satu yang paling banyak diminati adalah rasa red velvet. Pabrikan kue kering ini pun meluncurkan produk premium yang bernama Ladifa Bandung. Ladifa terbuat dari bahan pilihan dengan kualitas premium.

Kue Kering JnC Cookies

kue kering ina cookies
Kue kering buatan Ina Cookies. | Foto serbabandung.com

Merek kue kering yang beredar di Bandung yang juga populer adalah JnC Cookies. JnC yang beralamat di Jalan Bojong Koneng Atas, No. 43, telah memiliki Spot di Lantai Dasar Istana Plaza Jalan Pasir Kaliki, Corner di Bober Café di Jalan Martadinata 123, JnC Cookies Corner di Jalan Bojongkoneng Atas No 8a, JnC Cookies Spot di De Tuik Cafe Jalan Bojong Koneng Atas, Haur Manggung, Cikutra.

Dalam laman resminya, JnC mengklaim produk kue keringnya tanpa bahan pengawet dengan cita rasa yang khas. Pengolahannya pun secara higienis melalui tangan-tangan terampil, serta memproduksi kemasan dengan desain khusus yang unik, menarik serta didukung teknologi modern.

JnC terus mengembangkan industri untuk memenuhi kebutuhan konsumen pada Idulfitri, Natal, Tahun Baru, dan Imlek. Selain itu JnC mengampanyekan agar kue kering menjadi sajian sehari-hari.

Hingga kini JnC mampu memproduksi kue roombutter tanpa bahan pengawet sekitar 200 ton/tahun dan untuk berbagai macam kemasan parsel sekitar 12.000 pcs/tahun, dengan pemasaran di Indonesia, Singapura, Brunei, Malaysia, dll.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.