Hutan Kota di Bandung yang Jadi Favorit Warga Berwisata

BANDUNG sebagai kota metropolitan masih memiliki hutan kota yang terpelihara secara baik. Beberapa hutan kota yang ada di Bandung adalah Babakan Siliwangi, Taman Lansia, Taman Maluku, kawasan Pindad, kawasan militer Hegarmanah, dan Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda di Dago Pakar. Ketiga hutan yang disebut terlebih dahulu adalah hutan publik, sedangkan sisanya adalah hutan privat.

Keenam tempat tersebut masuk dalam kategori hutan kota karena merupakan ruang terbuka hijau yang memiliki luas minimal 2.500 meter persegi atau sekitar 4 hektare. Hutan itu pun memiliki keragaman minimal 400 pohon. Hutan kota termasuk di Bandung merupakan komponen ruang terbuka hijau (RTH).

Kota Bandung bakal memiliki hutan kota di kawasan Kiaracondong. Lahannya telah dibebaskan seluas 13 hektare milik Pemerintah Kota Bandung yang 2,8 hektarenya menjadi Taman Asia Afrika setelah dicanangkan pada 2017.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, Iwan Sugiono, mengatakan kepada Bandung.go.id, keberadaan hutan ini berfungsi sebagai sistem hidroorologi, menciptakan iklim mikro, menjaga keseimbangan oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2), mengurangi polutan, dan meredam kebisingan. Hutan ini pun berfungsi menambah nilai estetika dan keasrian kota sehingga berdampak positif terhadap kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Hutan Kota yang Favorit

hutan kota
Forrest walk di Babakan Siliwangi, Bandung. | Foto serbabandung.com

Hutan kota yang menjadi tempat wisata favorit warga Bandung adalah Babakan Siliwangi. Tempat tersebut memiliki forrest walk yang katanya terpanjang di Asia Tenggara. Jembatan ini memiliki panjang 2 km dan ketinggian 2-3 meter. Dalam laman portal.bandung.go.id disebutkan forest walk dibangun menggunakan dana APBD dalam dua tahap. Pada tahun 2016 dibangun tahap I senilai Rp 6,3 miliar. Pembangunan dilanjutkan tahun 2017 dengan dana Rp 11,9 miliar.

Di sana pengunjung bisa melihat rimbunnya berbagai pepohonan. Dengan menelusuri jembatan itu, pengunjung tidak harus menembus belantara pepohonan yang cukup rapat di Babakan Siliwangi. Di sana juga tersedia kursi-kursi tempat beristirahat di bawah pepohonan rindang.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah mendeklarasikan Babakan Siliwangi menjadi hutan kota pada 27 September 2011. Kota Bandung patut berbangga karena sebuah kota sangat jarang memiliki hutan kota yang diakui PBB.

Babakan Siliwangi terletak di Jalan Siliwangi yang disekelilingnya terdapat kampus, perumahan, dan mal. Dalam perkembangannya kerap menimbulkan kontroversi. Hutan ini memiliki luas 3,8 hektare.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.