Soto Ahri, Soto Asli Garut yang Setia Gunakan Resep Pusaka Keluarga

SOTO Ahri, soto legendaris asli Garut ini menjadi buruan para penikmat kulinet di Bandung. Rasa dan penampilan yang berbeda membuat siapa pun ketagihan untuk mencicipi soto ini. Kedai soto ini berada di Jalan Buahbatu 235 di samping Toserba Borma.  Kedai soto ini berada di depan bank bjb. Kalau dari arah Jalan Soekarno Hatta berada  di sebelah kiri.

Soto yang berasal dari Garut ini sudah buka sejak 1943. Pendirinya adalah Haji Ahri pada tahun 1943. Usahanya yang terus berkembang ini diteruskan oleh anaknya Haji Endang. Kedai soto Ahri ini tidak pernah pindah sejak pertama kali berdiri. Lokasinya di Gang Harjo, Jalan Mandalagiri, Garut.

soto ahri
Soto Ahri Jalan Buahbatu, Bandung. | Foto Tribun Jabar.

Soto Ahri ini tiba di Bandung dibawa cucu Haji Ahri, Deden Agustian. Deden mencoba peruntungan memperkenalkan pusaka keluarganya di kota yang terkenal sebagai gudangnya kuliner. Sebelas tahun yang lalu, Deden menjual soto di pinggir Jalan Buahbatu.

Deden sempat menyewa sebuah tempat di gedung. Namun, usaha sotonya tak sesuai harapan. Dia pun memutuskan memindahkan kedai soto Ahri ke tempat yang dia tempati sampai sekarang. Mulai dari sana usahanya terus berkembang.

Apa rahasia Deden sehingga mampu mempertahankan keberadaan soto ini? Deden tidak muluk-muluk. Dia hingga sekarang tetap menggunakan resep pusaka keluarga. Mulai dari bumbu hingga cara memasak masih mempertahakan cata leluhurnya Haji Ahri.

Soto Ahri memiliki bumbu yang khas. Untuk menjaga keasliannya, Deden membawa bahan baku soto dari kota asalnya, seperti bumbu, sambal kering, kecap, dan kerupuk.

Cara memasak di kedai soto ini  masih menggunakan kayu bakar. Pembakaran dengan kayu bakar membuat aroma soto lebih wangi. Supaya soto tetap hangat, kuah soto dipanaskan menggunakan arang.

Satu mangkuk soto seharga Rp 25.000 (harga ini sewaktu-waktu bisa bisa berubah) terdiri dari potongan daging sapi, kuah soto, bawang goreng, seledri, dan kacang kedelai. Bagian daging sapi yang disediakan di sini ada sengkel, lidah, dan daging kepala.

Kedai Soto Ahri beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.00. *

Sumber: jabar.tribunnews.com, cnnindonesia.com

Hotel Lembang, Hotel yang Legendaris di Lembang

SEDANG mencari hotel di Lembang? Tenang, kawasan wisata di Kabupaten Bandung Barat itu sudah banyak berdiri hotel-hotel yang refresentatif. Mau bintang berapa? Mulai kelas melati hingga hotel yang berbintang 4 tersedia di sini.

Hotel di Lembang yang legendaris adalah Grand Hotel Lembang. Hotel ini berdiri pada 1916. Hotel berbintang 3 ini menyediakan 205 kamar, 1 unit keluarga, dan jenis kamar lainnya. Grand Hotel Lembang memiliki area taman yang luas.

hotel di lembang
Grand Hotel Lembang. | agoda.com

Grand Hotel Lembang seperti hotel di Lembang lainnya menyediakan fasilitas lebih untuk pengunjungnya. Di taman besar milik hotel ini bisa digunakan untuk outbound, paintball, dan kegiatan outdoor lainnya. Fasilitas lainnya di hotel ini adalah kolam renang, lapangan tenis, lapangan sepak bola, meja biliar dan taman bermain anak-anak.

Hotel di Lembang lainnya adalah Puteri Gunung Hotel. Hotel ini berada di Jalan Raya Tangkubanparahu Km 16 – 17, Lembang. Istimewanya hotel ini lokasinya tidak jauh dari Gunung Tangkubanparahu yang melegenda, dan menjadi favorit para wisatawan yang berkunjung ke Lembang.

Puteri Gunung Hotel tak mau ketinggalan oleh hotel di Lembang lainnya. Hotel yang menyediakan 130 kamar untuk para tamunya menawarkan aktivitas outdoor seperti outbound, kolam pemancingan, dan menunggang kuda. Puteri Gunung Hotel juga menawarkan suasana alam yang asri.

Hotel di Lembang Memiliki Fasilitas Beragam

Masih di Jalan Tangkubanparuhu, hotel  ini bernama Hotel & Banquet Panorama Lembang. Hotel ini tepatnya berada di Jalan Tangkubanparahu No. 29. Hotel ini sangat strategis karena berdekatan dengan lokasi wisata seperti Gunung Tangkubanparahu, pemandian air panas Ciater, Kebun Teh, Maribaya Lembang, dan yang lainnya.

Hotel di Lembang ini memiliki beragam fasilitas seperti Bhojana Tea Terrace, Bhawana Lounge, Sundara Spa, Kolam Renang, Play Ground, hingga toko obat (drug store). Hotel ini juga bisa digunakan beragam kegiatan lain, seperti meeting, pesta pernikahan atau gathering.

Hotel yang berada di Jalan Raya Lembang No. 227 adalah Hotel Pesona Bambu. Di hotel ini bisa diperoleh bar yang berada di tepi kolam, layanan laundry/dry cleaning, coffee shop, ruang keluarga, tempat parkir mobil, televisi LCD/layar plasma, dapur kecil, internet (wireless), shower, dan televisi di setiap kamar.

Silakan pilih hotel di Lembang yang mana yang akan dikunjungi. Jangan lupa klik  Agoda. *

Bakso Panghegar yang Sudah Ada Sejak 1985

BAKSO Panghegar Bandung adalah kedai bakso yang telah mendapat tempat di hati warga Bandung. Kedai bakso yang berada di Jalan Holis Nomor 226 ini sudah lama berdiri, yakni pada 1985, ketika perintisnya Wigianto Surya berjualan mi bakso di depan pabrik Bakso Panghegar.

Pabrik baksonya sendiri telah ada sejak 1979. Pabrik ini pun merupakan milik Wigianto. Olahan mi bakso yang dijual Wigianto merupakan hasil produksi dari pabrik ini. Tak hanya untuk Bakso Panghegar Bandung, pabrik ini memiliki pelanggan setia yang selalu menggunakan produk pabrik Bakso Panghegar. Pedagang bakso Panghegar tersebar di seluruh Bandung.

Bakso Panghegar Bandung

Ilustrasi Bakso Panghegar Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Pertama kali berjualan Wigianto menjual mi bakso menggunakan gerobak. Dua tahun kemudian, penjualan mi bakso meningkat. Untuk memberikan kenyamanan pada pelanggan, Wigianto pindah ke tempat yang lebih representatif. Tempat itu menjadi rumah makan Bakso Panghegar Bandung hingga sekarang.

Bakso Panghegar Bandung booming pada 1990-an. Ketika itu semua warga Bandung seperti tersihir oleh kemasyuran bakso bikinan Wigianto. Bukan berarti kuliner di Bandung saat itu belum marak seperti sekarang, bakso Panghegar memang sangat dicari warga Bandung, dan bahkan pelanggannya ada yang datang dari luar kota.

Saat ini, Bakso Penghegar Bandung dikelola oleh putra Wigianto, Andri Wijaya bersama suadaranya yang lain. Dalam blog My Other Corner, Andri mengaku kejayaan Bakso Panghegar telah lewat. Namun, dia yakin dan akan terus mempertahankan usahanya ini. Dia memiliki resep jitu untuk mewujudkannya yakni memberikan pelayanan yang terbaik pada pelanggannya.

Sajian Bakso Panghegar Bandung

Sajian Bakso Panghegar Bandung tidak berbeda dengan sajian bakso lainnya. Di sini tersedia bakso besar, bakso kecil, mi kuah, mi yamin, atau bakso campur pangsit. Jenis baksonya ada bakso halus, bakso urat, bakso cincang, otak-otak, dan bakso gepeng. Jika ingin beli mentahannya juga bisa tinggal pergi ke pabriknya yang tak jauh dari kedai bakso.

Bakso Panghager Bandung memiliki lahan yang luas. Ada pilihan tempat buat pengunjung untuk menikmati bakso. Di sini tersedia tempat lesehan dan tempat layaknya restoran lainnya yakni disediakan kursi dan meja. Taman yang hijau bisa menjadi pamandangan lain bagi pengunjung sebelum atau saat menikmati sajian bakso.

Jika memutuskan untuk segera berkunjung ke kedai Bakso Panghegar Bandung, jangan sekali-kali pada Senin. Hari itu merupakan hari libur bagi kedai tersebut. Bagi yang baru pertama kali ke sana, Kedai Bakso Panghegar tidak sulit dicari karena lokasinya berada di pinggir Jalan Holis. Tak jauh dari Jalan Soekarno Hatta, Pasirkoja. *

Gunung Batu Spot Menarik Berfoto di Kawasan Baleendah

KALAU lagi mencari lokasi untuk berfoto berlatar belakang yang agak beda jangan lewatkan gunung batu di Balaeendah, Kabupaten Bandung. Bentangan bekas galian yang tersebar di beberapa lokasi di sana, tepatnya di Pasir Paros, Baleendah, memang layak untuk dipertimbangkan.

Setiap sore tempat ini menjadi favorit warga untuk sekadar nongkrong, duduk di batu sambil memperhatikan lalu lintas yang tak terlalu ramai di Jalan Adipatikukur yang tak jauh dari gunung tersebut.

gunung batu di baleendah

Gunung Batu di Baleendah. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Jalan Adipatiukur adalah jalan tembus dari Jalan Laswi ke Jalan Raya Banjaran. Jalan ini merupakan jalur alternatif dari arah Banjaran jika di Jalan Raya Dayeuhkolot terendam oleh banjir. Di kawasan ini terdapat sebuah Rumah Sakit Umum Daerah Al-Ihsan.

Gunung batu di Pasir Paros ini bukan merupakan bentukan alam, tetapi merupakan hasil pekerjaan tambang manusia yang bertahun-tahun menggali gunung tersebut untuk diambil batunya.

Tahun 1990-an penambangan batu di sana masih bisa terlihat. Sekarang penambang batu di gunung itu sudah tidak ada. Kini yang tersisa bukit berbatu bentukan penambangan tersebut dan sebuah lapang yang terhampar mulai dari tepi bukit itu ke jalan.

Gunung Batu di  Baleendah Ada yang Jadi Tempat Wisata

Bukit yang terlihat di Jalan Adipatiukur hanya sebagian saja. Bukit bebetuan akibat penambangan masih banyak tersebar di kawasan ini, seperti di belakang rumah-rumah yang berjejer di jalan ini. Bukit-bukit bekas penambangan itu sudah mulai tertutupi tumbuhan liar.

Di kawasan Manggahang, tak jauh dari Situ Sipatahunan pun terhampar bukit-bukit bebatuan bekas penambangan. Di sini penambang batu masih bisa terlihat satu dua orang. Bahkan bekas penambangan batu di Cimalaka, masih tak jauh dari kawasan ini dijadikan tempat wisata bernama Kampung Batu Malakasari.

Menurut laman kampungbatu.co.id, kawasan yang memiliki luas 50.000 meter persegi ini merupakan bentukan bekas penambangan batu yang dieksploitasi secara tradisional oleh masyarakat setempat sejak 1900. Kemudian direklamasi dan diubah menjadi sebuah lokasi menarik pada 2002.

Kampung Batu Malakasari berada di Jalan Raya Banjaran (Rencong), Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah. *

Rumah Batik Komar Usung Batik Khas Bandung

RUMAH batik Komar membuat terobosan dengan membuat motif batik khas Kota Bandung, seperti motif jembatan Pasupati dengan kombinasi bunga patrakomala (Caesalpinia pulcherrima), motif alat musik khas Jawa Barat angklung, dan motif bunga patrakomala.

Batik-batik bermotif khas Bandung tersebut bisa diperoleh di Rumah Batik Komar Jalan Sumbawa 22, Bandung. Harganya berkisar Rp 75.000 – Rp 10.750.000.

Batik Komar menawarkan wisata budaya. Di sini, pengunjung bisa belanja batik sambil mempelajari pembuatan dan sejarah batik. Yang menarik pengunjung bisa langsung mempraktekan pembuatan batik. Di atas kain polos berukuran 40 kali 40 sentimeter. Para pengunjung menggambar motif di kain tersebut kemudian menjadikannya batik dengan teknik cap atau tulis.

perajin batik di rumah batik komar

Perajin batik di Rumah Batik Komar. | batik-komar.com

Batik Komar buka setiap hari, mulai pukul 08:00-17:00 WIB.

Rumah Batik Komar berdiri pada 1998. Pendirinya H. Komarudin Kudiya S.Ip., M.Ds bersama Hj. Nuryanti Widya. Komarudin adalah praktisi batik yang lahir dan besar di Trusmi Plered Kabupaten Cirebon. Trusmi adalah sentra industri kerajinan batik Cirebon yang terkenal hinggga mancanegara.

Awalnya  Batik Komar menawarkan Batik Cirebonan. Seiring dengan perkembangannya, Rumah Batik Komar memperkenalkan desain–desain batik modern. Kreasinya yang unik, tematik dan mengikuti tren mode menambah nilai prestise bagi siapa pun yang memakainya.

Batik Komar memiliki visi melestarikan dan menumbuhkan tradisi batik Cirebon, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Trusmi Plered Cirebon, dan menumbuhkan industri kerajinan batik Indonesia. Selain itu Batik Komar ingin membawa Batik Tradisional Trusmi Cirebon bisa lebih dikenal di kancah dunia batik nasional dan internasional.

Beberapa produk yang dikeluarkan oleh Batik Komar di antaranya hem lengan panjang dan pendek, bermacam jenis blus untuk wanita, sarimbit, sarung selendang/ pario selendang, kain panjang/sarung bahan, kain polosan, dan aksesori batik. *

Rumah Batik Komar

Jalan Sumbawa No.22 Bandung 40113
Telepon +6222.423.7688, Faks +6222.4210720, BB Pin 292643D2
Buka: Senin-Minggu, 09.00 wib–19.00 wib
e-mail batik.komar@gmail.com

Kantor Pusat dan Workshop Rumah Batik Komar

Jalan Cigadung Raya Timur I no 5 Bandung 40191
Telepon/Faks +6222.251.4788
Jam operasional:
Senin s.d Sabtu, 08.00 wib s.d 16.00 wib (Workshop)
Senin s.d Minggu, 09.00 wib s.d 17.00 wib (Showroom)
e-mail : batikkomar@ymail.com

Bahan tulisan diambil dari  batik-komar.com dan http://travel.kompas.com/read/2016/04/26/101100927/Bandung.Punya.Batik.Ini.Motif.Khasnya.