Alun-alun Regol, Tempat Bermain Anak-anak di Kawasan Pasirluyu

ALUN-alun Regol, Senin (12/2/2018) siang, dipenuhi warga. Belasan anak tampak bermain air di kolam dangkal. Di sudut lain anak-anak SD Pasirluyu berseragam kaus olahraga duduk di lantai. Beberapa anak ada yang bermain otopet dan mobil gowes yang bisa disewa di taman tersebut.

Alun-alun Regol berada di Jalan Pasirluyu Selatan, Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Lokasinya tak jauh dari Jalan Soekarno Hatta (lihat peta). Posisinya memanjang di tepi Sungai Cikapundung yang membelah Kecamatan Regol dan Lengkong.

Alun-alun Regol diresmikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Rabu (7/2/2018). Tahap pertama Pemkot Bandung menggelontorkan Rp 22 miliar untuk merevitalisasi dan membangun alun-alun ini. Taman ini memanjang sekitar satu kilometer, lebarnya rata-rata mencapai 20 meter, dan baru dibangun 600 meter.

Kolam dangkal menjadi tempat favorit bagi anak-anak untuk bermain di sini. Senin sore, beberapa anak-anak turun ke kolam tersebut masih berbaju. Mereka tak mempedulikan bajunya yang basah bercengkerama bermain air bersama teman-temannya.

alun-alun regol
Alun-alun Regol di Jalan Pasirluyu Selatan, Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung. | Foto serbabandung.com

“Tiris ayeuna mah. Kamari da heunteu (dingin sekarang, mah. Kalau kemarin tidak),” kata seorang anak yang mengaku dari Pasirluyu. Dia bicara sambil menggigil menahan dingin. “Cuacana ayuena mah (cuacanya sekarang mah).”

Alun-alun Regol Diserbu Anak SD

Dekat kolam itu tiga anak remaja berseragam SMA tampak asyik berpose, mengatur kamera handphone, siap-siap berfoto bersama. Mereka duduk di lantai warna-wanni membelakangi Sungai Cikapundung.

Tempat yang kerap dijadikan objek berfoto adalah jembatan, yang sering disebut jembatan pelangi. Jembatan yang besinya berwarna-warni ini menghubungkan Kecamatan Regol dan Lengkong. Di tengah jembatan ini biasanya pengunjung berfoto bersama atau ber-selfie.

Playground yang cukup luas di sebelah kiri jembatan banyak dimanfaatkan anak-anak untuk bermain. Di sana juga anak-anak bisa bermain ototpet atau mobil gowes yang bisa disewa dari tempat penyewaan. Sekali sewa harganya Rp 5.000 untuk sekali pakai selama 15 menit.

Di arena itu juga siswa-siswi SDN Pasirluyu berseragam kaus olahraga bersama guru-gurunya menggelar acara. Mereka bercengkerama, ada yang duduk di lantai, berjalan, ada yang membuka bekal, dan ada juga yang menyewa otopet.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.