Alun alun Cicendo, Tempat Wisata Dekat Pasar Jatayu

Alun alun Cicendo di segi tiga Jalan Komodor Udara Supadio-Jatayu-Aruna menjadi ikon baru Kota Bandung. Lokasinya berada di kawasan pasar barang berkas seperti onderdil mobil. Alun-alun ini berada di atas lahan seluas 5.400 meter persegi ini telah diresmikan
Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil pada malam pergantian tahun, Minggu (31/12/2017).

Dalam laman portal.bandung.go.id disebutkan alun alun ini dirancang oleh Shau Architect. Arsitekturnya yang unik bisa mengundang warga di sekitar untuk menegunjunginya. Banyak spot yang bisa digunakan oleh warga untuk bercengkerama atau bersantai. Ornamen-ornamen berbentuk abstrak menghiasi ruang terbuka tersebut.

Alun-alun Cicendo memberikan kesempatan bagi warganya untuk bermain sekaligus berolahraga. Untuk itu di alun-alun ini terdapat lapangan upacara, lapangan basket, dan tempat bermain skate board. Lapangan upacara tersebut bisa digunakan untuk bermain sepak bola oleh anak-anak.

Seperti taman-taman yang telah ada sebelumnya, di alun-alun ini pun terdapat kolam dangkal untuk anak-anak bermain air. Kolam tersebut kedalamannya sekira 30 cm. Di dinding dan laintainya dilapisi keramaik. Sayang, pada Jumat (26/1/2018), kolam tersebut tak berair. Namun menurut seorang anak yang sedang bermain di sana, sehari sebelumnya kolam ini berisi air.

Di Alun alun Cicendo Terdapat Bangungan Unik

alun alun cicendo
Dua remaja sedang bersantai di Alun-alun Cicendo, Kota Bandung. | Foto serbabandung.com

Tersedia juga tempat duduk untuk bersantai lengkap dengan kursi dan meja uniknya. Tempat ini berada di bagian belakang alun-alun. Kursi dan meja itu berada di lantai atas yang di bawahnya terdapat kios-kios. Pengunjung bisa membeli makanan atau minuman di kios tersebut.

Di antara deretan kios-kios terdapat toilet musala, dan kantor. Kios-kios juga ada yang berada di bagian depan alun-alun. Namun pada Jumat siang tersebut sebagian besar belum buka.

Spot unik yang ada di sana adalah sebuah bangunan yang selintas menyerupai perahu yang moncongnya mengarah ke atas. Bangunan ini bisa dinaiki lewat tangga-tangga yang tersedia. Tangga-tangga tersebut bisa untuk duduk bersantai menyaksikan orang-orang yang sedang bercengkerama di lapangan. Dari atas bangunan tersebut, pengunjung bisa melihat keseluruhan alun-alun.

Beberapa anak-anak pun memanfaatkan bangunan tersebut untuk bercengkerama. Sementara di lapangan anak-anak lainnya bermain sepak bola menggunakan bola plastik. Di lapangan basket, beberapa remaja putri bermain basket. Lapangam sakte board mini pun dimanfaatkan anak-anak untuk berlari-lari di sana. Jumat siang itu, Alun alun Cicendo lumayan ramai didatangi warga.

Bagikan kalau Anda menyukai informasi ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.